Proyek gedung tertinggi di Dubai adalah Burj Khalifa, yang terletak di pusat kota Dubai, Uni Emirat Arab. Saat ini, gedung ini merupakan bangunan tertinggi di dunia, dengan total ketinggian 828 meter dan 163 lantai (termasuk lantai bawah tanah), yang selesai dibangun pada tahun 2010.
Bangunan ini harus mampu menahan angin kencang dan potensi gaya gempa, sehingga memerlukan sambungan tulangan baja untuk memastikan kekakuan keseluruhan, terutama pada titik pertemuan dinding sayap berbentuk Y dan inti tabung. Sambungan yang tidak tepat dapat menyebabkan kegagalan puntir atau kelelahan material. Selain itu, di area dengan tulangan padat seperti balok penghubung, ruang yang terbatas menimbulkan tantangan operasional yang signifikan.
CHEERON, bekerja sama dengan mitra manufaktur lokal, memberikan solusi melalui sambungan mekanis kopling tulangan tempa tekan. Pada balok penghubung gedung ini, kopling tulangan tempa tekan digunakan untuk menyambung batang tulangan horizontal dan miring, meningkatkan kapasitas geser guna menahan gaya lateral yang disebabkan oleh gempa dan angin, serta memastikan ketahanan balok di area dengan tekanan tinggi.
Dibuat dari baja karbon S45C/40Cr berkualitas tinggi, mengurangi risiko korosi.
Diuji tarik dan kelelahan untuk memastikan kekuatan sambungan.
Langkah pengendalian kualitas yang ketat, termasuk pengujian torsi dan inspeksi ultrasonik.
Memungkinkan konstruksi bertahap pada suhu tinggi, melindungi titik sambungan dari pasir dan debu.
Sesuai dengan standar internasional (ISO), memastikan ketahanan dan kepatuhan terhadap desain seismik.